Haji MujamalahHaji Mujamalah
  • Home
  • Profil
  • Haji Mujamalah 2027
  • Artikel
  • Kontak
Font ResizerAa
Haji MujamalahHaji Mujamalah
Font ResizerAa
  • Home
  • Profil
  • Haji Mujamalah 2027
  • Artikel
  • Kontak
Search
  • Home
  • Profil
  • Haji Mujamalah 2027
  • Artikel
  • Kontak
Follow US
Home » Artikel » Berapa Uang Saku Ideal Untuk Haji 2026
Artikel

Berapa Uang Saku Ideal Untuk Haji 2026

Ahmad Haramain
Ahmad Haramain
17 April 2026
1 View
Share
5 Min Read
Berapa Uang Saku Ideal Untuk Haji
SHARE

Persiapan finansial jadi salah satu hal paling krusial sebelum berangkat haji. Banyak calon jemaah yang fokus pada pelunasan biaya haji, tapi lupa menghitung kebutuhan selama di Tanah Suci. Padahal, walaupun sudah ada uang saku dari pemerintah, tetap saja ada pengeluaran tambahan yang perlu dipikirkan sejak awal.

Tujuannya sederhana: jangan sampai kehabisan uang di tengah ibadah, tapi juga jangan membawa uang tunai terlalu banyak yang justru berisiko. Jadi, idealnya memang harus seimbang.

Daftar Isi
Uang Saku Haji : Sekitar Rp3,4 Juta per JemaahEstimasi Dana Tambahan Selama HajiBiaya Kesehatan Juga Perlu DisiapkanJangan Membawa Uang Tunai Terlalu BanyakGunakan ATM Internasional Lebih AmanTotal Estimasi Biaya yang Perlu Disiapkan Jemaah Haji

Pemerintah melalui Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sendiri sudah menetapkan besaran uang saku haji 2026 sebagai bekal awal bagi jemaah selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.

Uang Saku Haji 2026: Sekitar Rp3,4 Juta per Jemaah

Untuk musim haji 2026, BPKH menyiapkan dana biaya hidup jemaah haji reguler dalam bentuk uang saku. Total dana yang disiapkan mencapai SAR 152.490.000 dan akan dibagikan kepada sekitar 203.320 jemaah melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Setiap jemaah haji akan menerima uang saku sebesar SAR 750 atau jika dikonversi sekitar Rp3,4 juta. Uang tersebut diberikan dalam pecahan yang sudah disiapkan agar mudah digunakan selama di Tanah Suci, yaitu:

Baca juga yuuk

Apa Haji Mujamalah? Mengenal Solusi Haji Tanpa Antre Resmi

SAR 500 sebanyak 1 lembar
SAR 100 sebanyak 2 lembar
SAR 50 sebanyak 1 lembar

Uang saku haji ini bukan untuk belanja oleh-oleh, tapi lebih difokuskan untuk kebutuhan dasar selama ibadah. Misalnya membeli konsumsi tambahan, kebutuhan pribadi, dana darurat, hingga keperluan pembayaran dam haji jika dibutuhkan.

Karena sifatnya hanya sebagai bekal awal, jemaah tetap dianjurkan membawa dana tambahan sesuai kebutuhan masing-masing.

Infografik Uang Saku Ideal haji
Infografik Uang Saku Ideal haji 2026

Estimasi Dana Tambahan Selama Haji

Selain uang saku haji 2026 dari pemerintah, jemaah biasanya tetap mengeluarkan biaya tambahan selama berada di Tanah Suci. Pengeluaran ini umumnya berkaitan dengan kebutuhan pribadi yang tidak ditanggung dalam paket haji reguler.

Berdasarkan estimasi dari BAZNAS, kebutuhan dana tambahan selama ibadah haji berkisar antara Rp5 juta sampai Rp7 juta. Angka ini biasanya digunakan untuk:

Jajan ringan atau minuman tambahan
Laundry pakaian
Transportasi tambahan
Sedekah atau infak
Oleh-oleh secukupnya
Kebutuhan pribadi lainnya

Besaran ini tentu tidak mutlak. Ada jemaah yang bisa lebih hemat, ada juga yang membutuhkan lebih. Semua tergantung gaya hidup dan kebiasaan masing-masing selama di Tanah Suci.

Biaya Kesehatan Juga Perlu Disiapkan

Hal lain yang sering terlupakan adalah biaya kesehatan. Walaupun ada layanan kesehatan dari petugas haji, jemaah tetap disarankan menyiapkan dana cadangan untuk kebutuhan medis ringan.

Perkiraan biaya kesehatan selama haji biasanya sekitar Rp2 juta. Dana ini bisa digunakan untuk membeli obat tambahan, vitamin, atau kebutuhan medis pribadi lainnya.

Bagi jemaah lansia atau yang memiliki riwayat penyakit tertentu, sebaiknya menyiapkan dana kesehatan lebih besar agar lebih aman.

Baca juga yuuk

Awali Musim Umroh 1447 di Bulan Juni 2026 — Harga Hemat, Fasilitas Lengkap!

Jangan Membawa Uang Tunai Terlalu Banyak

Membawa uang dalam jumlah besar memang terasa lebih aman di pikiran, tapi justru berisiko saat di perjalanan. Karena itu, dalam panduan resmi Kementerian Haji dan Umrah Indonesia, jemaah dianjurkan tidak membawa uang tunai berlebihan.

Selain faktor keamanan, ada juga aturan yang perlu diperhatikan. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 100/PMK.04/2018, setiap orang yang membawa uang tunai lebih dari Rp100 juta atau setara mata uang asing wajib melapor ke petugas Bea Cukai.

Kalau tidak dilaporkan, bisa berpotensi terkena sanksi. Karena itu, membawa uang secukupnya jauh lebih aman dan praktis.

Gunakan ATM Internasional Lebih Aman

Sebagai alternatif, jemaah haji disarankan menggunakan kartu ATM berlogo internasional seperti Visa atau Mastercard. Metode ini jauh lebih aman dibanding membawa uang tunai dalam jumlah besar.

Selain ATM, penggunaan uang elektronik atau kartu debit juga semakin umum digunakan di Arab Saudi. Banyak toko dan pusat perbelanjaan sudah menerima pembayaran non-tunai, sehingga jemaah tidak perlu khawatir.

Cara ini juga membantu mengontrol pengeluaran agar tidak boros selama ibadah haji.

Total Estimasi Biaya yang Perlu Disiapkan Jemaah Haji

Jika dihitung secara keseluruhan, berikut estimasi dana yang sebaiknya disiapkan oleh jemaah haji 2026:

Uang saku dari pemerintah: sekitar Rp3,4 juta
Dana tambahan pribadi: Rp5 juta – Rp7 juta
Dana kesehatan: sekitar Rp2 juta

Total estimasi kebutuhan selama haji berada di kisaran Rp8,4 juta hingga Rp12,4 juta.

Jumlah ini bukan patokan wajib, melainkan gambaran umum agar jemaah bisa merencanakan keuangan dengan lebih matang. Ada yang bisa lebih hemat, ada juga yang membutuhkan lebih banyak.

Yang terpenting bukan membawa uang sebanyak mungkin, tapi memastikan kebutuhan ibadah terpenuhi tanpa khawatir kehabisan dana. Dengan perencanaan yang tepat, jemaah bisa lebih fokus beribadah dan menjalankan haji dengan tenang tanpa memikirkan urusan finansial.

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp LinkedIn Tumblr Telegram Copy Link Print
ByAhmad Haramain
Follow:
Ahmad Haramain adalah admin & kontributor website hajimujamalah.com yang merupakan Sarjana lulusan ilmu komunikasi dan telah mengantongi sertikat Tour Leader dan Tour Guide dari BNSP.
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

- Advertisement -
Ad image

Baca juga yuuk...

Mimpi Umroh yang Terwujud: Ketika Pusat Umroh Membuka Jalan Menuju Dubai dan Makkah
Artikel
Ketika Doa dan Sejarah Bertemu di Tanah Suci Aqsho dan Jordan
Artikel
Kumpulan Daftar Istilah Dalam Haji dan Umroh
Kumpulan Daftar Istilah Dalam Haji dan Umroh
Artikel
Hikmah Disyariatkan Ibadah Haji
Artikel
5 Tanda Haji Mabrur
Artikel
Persiapan Jamaah Menuju Puncak Haji
Artikel
Tips Sukses Menabung untuk Biaya Haji di Masa Depan
Tips Sukses Menabung untuk Biaya Haji di Masa Depan
Artikel

Lanjut baca Artikel ini juga yuk...

Artikel

Tips Kesehatan untuk Berhaji yang Optimal

17 Januari 2026
Artikel

Bekal Haji – Segeralah Memperoleh Predikat Tamu Allah

17 Januari 2026
Artikel

Bekal Haji – Jama’ah Haji adalah Tamu-Tamu Allah

17 Januari 2026
Artikel

Bekal Haji – Keutamaan Haji

17 Januari 2026
HajiMujamalah.com adalah platform online Layanan Haji tanpa Antri dengan Visa Mujamalah Resmi KSA & Legal dengan Garansi Uang kembali 100%
  • My Business
  • info@hajimujamalah.com
  • 085718565025
Instagram Twitter Tumblr
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Copyright © 2026 Haji Mujamalah
Copyright © 2026 Haji Mujamalah - Ikhtiyar Haji Tanpa Antri Resmi & Legal